Cara Cek Masa Garansi Resmi iPhone Bekas – Banyak orang berpikir cek garansi itu cuma soal kalau HP-nya rusak nanti. Padahal, fungsinya jauh lebih fundamental dari itu, kawan.
Cek garansi adalah indikasi pertama untuk membedakan antara iPhone resmi, iPhone internasional (yang kadang bermasalah dengan sinyal di Indonesia), atau bahkan iPhone rekondisi yang dibilang baru.
Garansi resmi biasanya hanya berlaku selama setahun dari tanggal aktivasi pertama.
Kalau kamu cek dan ternyata masa garansinya sudah lewat, itu artinya kamu sedang melihat iPhone bekas yang sudah berumur satu tahun lebih, bukan barang yang baru dipakai beberapa bulan.
Fakta unik: Pasar gelap sering memanfaatkan celah ini. Mereka menjual iPhone hasil perbaikan besar-besaran (refurbished) dan mengklaimnya sebagai ‘like new’. Padahal, garansi aslinya sudah hangus sejak lama.
Dengan mengetahui sisa masa garansi, kamu juga bisa menawar harga dengan lebih jitu, lho.
Kalau penjual bilang garansi masih 6 bulan, tapi setelah kamu cek ternyata tinggal 1 bulan, kamu punya amunisi kuat untuk negosiasi harga kan?
Intinya, mengetahui Cara cek masa garansi resmi iPhone bekas hanya dengan IMEI bukan hanya menghemat uang, tapi juga melindungi kamu dari penipuan. Ini adalah investasi kecil untuk ketenangan pikiranmu.
IMEI di Hp iPhone
Sebelum kita loncat ke situs Apple, kita butuh senjata utama kita: Nomor IMEI.
IMEI (International Mobile Equipment Identity) adalah 15 digit angka unik yang tidak mungkin sama antara satu perangkat dengan perangkat lain.
Ibaratnya, ini adalah KTP digital si iPhone.
Cara Mendapatkan Nomor IMEI iPhone Bekas
Ada beberapa cara super mudah untuk mendapatkan nomor sakti ini. Pastikan kamu mendapatkan angkanya dari perangkat itu sendiri, jangan dari dus atau nota, karena itu bisa dipalsukan.
- Melalui Panggilan Telepon: Buka aplikasi Telepon, lalu ketik
*#06#. IMEI akan langsung muncul di layar tanpa perlu menekan tombol panggil. Ini adalah cara tercepat! - Melalui Pengaturan: Buka Settings > General > About. Gulir ke bawah dan cari bagian IMEI.
- Lihat di Kotak (Opsional): Jika kamu membeli lengkap dengan kotak asli, IMEI biasanya tertera di label belakang kotak. Tapi ingat, cek silang dengan IMEI yang ada di dalam perangkat ya.
Setelah kamu mendapatkan 15 digit angka itu, catat baik-baik. Kalau perlu, fotokan layarnya. Sekarang, kita siap menjalankan misi Cara cek masa garansi resmi iPhone bekas hanya dengan IMEI.
Cara Membersihkan Speaker iPhone yang Kemasukan Air Laut Agar Tidak Rusak Permanen
Cara Cek Masa Garansi Resmi iPhone Bekas Hanya dengan IMEI
Oke, inilah bagian yang paling kamu tunggu-tunggu. Prosesnya cepat, dijamin tidak sampai 5 menit, dan kamu tidak butuh aplikasi pihak ketiga yang ribet.
Kita akan langsung menuju sumbernya, yaitu website resmi Apple.
Buka browser di HP atau laptop kamu, lalu ikuti langkah-langkah simpel ini:
- Kunjungi Portal Resmi Apple: Buka checkcoverage.apple.com. Ini adalah situs valid dari Apple khusus untuk pengecekan garansi.
- Masukkan Nomor IMEI: Di kolom yang tersedia, ketik atau tempelkan 15 digit nomor IMEI yang sudah kamu catat tadi. Jangan sampai ada salah ketik satu angka pun ya!
- Verifikasi Captcha: Masukkan kode verifikasi yang muncul (biasanya serangkaian huruf dan angka acak) untuk membuktikan kamu bukan robot.
- Tekan Lanjut/Submit: Setelah semuanya terisi, klik tombol ‘Continue’ atau ‘Lanjut’.
Voila! Dalam hitungan detik, server Apple akan memunculkan status lengkap iPhone tersebut.
Inilah Cara cek masa garansi resmi iPhone bekas hanya dengan IMEI yang paling akurat dan kredibel, karena datanya langsung dari pabrikan.
Membaca Hasil Cek Garansi (Jangan Sampai Salah Tafsir)
Setelah kamu menekan tombol ‘Lanjut’, akan muncul beberapa baris informasi. Jangan panik kalau bahasanya Inggris, kita terjemahkan ke bahasa yang lebih santai.
Ada tiga poin utama yang wajib kamu perhatikan, inilah kunci untuk memahami status iPhone bekas kamu:
1. Valid Purchase Date (Tanggal Pembelian Valid)
Kalau di sini tertulis tanda centang hijau, artinya Apple mengakui bahwa perangkat ini telah dijual dan diaktifkan dengan benar.
Jika ada tanda seru atau pesan error, hati-hati! Bisa jadi ini barang BM (Black Market) atau bahkan barang curian yang sudah diblokir.
2. Telephone Technical Support (Dukungan Teknis Telepon)
Bagian ini menunjukkan sisa masa dukungan gratis melalui telepon dari Apple.
Kalau kamu melihat tulisan “Expired” (Kedaluwarsa) atau sudah berakhir, itu wajar untuk iPhone bekas.
Yang paling penting, pastikan status di bawah ini masih oke.
3. Repairs and Service Coverage (Cakupan Perbaikan dan Servis)
Ini adalah nyawa utama garansi kamu.
Jika tertulis “Active” (Aktif), selamat! Di bawahnya akan ada tanggal perkiraan kapan garansi servis ini akan berakhir (Estimated Expiration Date).
Tanggal inilah sisa garansi resmi yang kamu miliki.
Misalnya, jika tertulis “August 20, 2025”, berarti garansi iPhone tersebut masih aktif sampai tanggal tersebut. Asyik, kan?
Namun, jika muncul “Coverage Expired”, itu berarti garansi servisnya sudah habis total. Kamu harus siap menanggung biaya perbaikan sendiri jika terjadi kerusakan.
Informasi ini sangat menentukan harga jual wajar dari iPhone bekas tersebut.
Cara Mengatasi iPhone Terkunci iCloud Tanpa Mengetahui Password
Kesimpulan
Jadi, intinya begini: membeli iPhone bekas itu memang butuh nyali dan ketelitian. Tapi sekarang kamu sudah punya senjata rahasia yang super ampuh.
Lupakan cek fisik yang cuma mengandalkan mata telanjang atau janji manis penjual.
Fokuslah pada IMEI, karena IMEI tidak pernah berbohong.
Dengan menguasai Cara cek masa garansi resmi iPhone bekas hanya dengan IMEI, kamu bukan cuma pembeli, tapi kamu adalah detektif cerdas yang memegang kendali penuh atas transaksi.
Ingat pepatah kuno: Lebih baik repot sebentar di awal daripada nyesel seumur hidup karena barang rongsokan.
Selalu prioritaskan pengecekan ini sebelum kamu deal harga. Ini adalah langkah wajib untuk memastikan kamu mendapatkan produk asli, resmi, dan sesuai dengan klaim penjual.
Sekarang, kamu sudah siap berburu iPhone bekas tanpa takut tertipu lagi. Selamat mencoba, dan semoga dapat iPhone bekas rasa baru!
